Saturday, November 17, 2018


PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang langkah-langkah yang dikembangkan menjadi masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya dasar dikembangkan di negara indonesia sebgai penganti istilah  “ Basic Humanities” dan beristilah ‘Humanities yang artinya manusia yang berbudaya dan halus, kalau manusia mempelajari “Humanities” manusia akan lebih mulia/manusiawi. bahkan sadar tak sardar malaikat mengakui kemulian ( terdapat didalam al-quran).
Untuk mengetahui ilmu budaya dasar sebagai kelompok ilmu penetahyan oleh Prof.Dr.Harsya Bachtiar yang mengatakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan menjadi 3(tiga), yaitu :

1.     Ilmu-ilmu Alamiah ( natural science )
 Ilmu yang bertujuan mengetahui keteraturan hukum yang terdapat di alam semesta ini, ilmu  ini menentukan analisis yang digeneralisasikan untuk mencari prediksi. Ilmu  ini tidak mungkin 100% benar dan 100% salah, kelompok ilmu alamiah yaitu : astronomi,fisika,kimia,biologi,kedokteran dan mekanik
2.     Ilmu-ilmu Social ( social science )
 Ilmu yangmempelajari interaksi/hubungan antara manusia. Dan ilmu ini tidak mungkin 100% benar, hampir mendekati kebenarannya,kelompok ilmu sosiologi yaitu : sosiologi,politik,demografi,psikologi,antropologi sosial,sosiologi hukum.
3.     Pengetahuan budaya ( the humanities )
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. dalam hal ini, metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan  pernyatan-pernyataan yang bersifat unik diunakan dan kemudian diberi arti. Pada umumnya semua itu terdapat tulisan-tulisan dan tidak ad sangkut pautnya dengan metode yang bersifat ilmiah



TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang dasar-dasar Kebudayaan, Dan Budaya memang merupakan salah satu jiwa dari nilai-nilai yang ada di masyarakat
Jika diperinci maka tujuan pengajaran ilmu budaya dasar itu adalah :
1.     Menimbulkan minat untuk mendalaminya.
2.     Lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusiaan dan budaya, serta lebih bertanggung jawab terhadap masalah-masalah tersebut.
3.     Mengusahakan kepekaan terhadap nilai-nilai lain untuk lebih mudah menyesuaikan diri.
4.     Menyadarkan kita terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat menghormati serta simpati pada nilai-nilai yang hidup pada masyarakat.
Dengan ringkas dapat disebutkan bahwa tujuan IBD adalah:
Perlunya melakukan pembentukan pemikiran yang khususnya berkenaan dengan kebudayaan dan kemanusiaan, agar daya tanggap, persepsi dan penalaran berkenaan dengan lingkungan budaya dapat diperluas.

RUANG LINGKUP IBD
Bertitik tolak dalam kerangka tujuan yang telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD (Ilmu Budaya Dasar), kedua masalah pokok itu adalah :
1.      Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusian dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), Baik dari segi masing-masing keahlian (Disiplin), didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (Antar Bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.      Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.

Kedua Pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD (Ilmu Budaya Dasar), Nampak jelas bahwa manusia menepati posisi sentral dalam pengkajian.
KASUS :
“PENGARUH ZAMAN PADA POLA PIKIR MASYARAKAT”
Pada jaman dahulu masyarakat Indonesia masih sangat memegang teguh kepercayaan mereka masing-masing, diantaranya kepercayaan Animisme, Dinamisme, Totemisme. Kepercayaan tersebut berupa kepercayaan terhadap benda-benda yang memiliki kekuatan. Kepercayaan yang ada di wilayah mereka jika ditinggalkan akan mendapatkan musibah dll. Menurut saya itulah yang membuat masyarakat Indonesia pada jaman dahulu sangat sulit untuk maju.
Ditambah lagi pada jaman dahulu masyarakat Indonesia dijajah oleh bangsa luar untuk dijadikan sebagai pembantu di negaranya sendiri dengan gaji yang tidak setara dengan pekerjaannya (kerja paksa). Dampak dari adanya penjajahan tersebut adalah masyarakat Indonesia semakin miskin, sawah dan ladang menjadi terlantar karena adanya kerja paksa, kesejahteraan rakyat yang sangat minim, terjadi kesenjangan sosial, banyak kasus kelaparan, hasil pertanian yang dibeli dengan harga yang sangat murah dll. 
Dari sudut pandang saya, hal tersebut tidak hanya memberikan dampak negatif tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat indonesia. Kenapa ?
Karna masuknya penjajah dari negara luar otomatis adanya budaya baru yang masuk ke negara indonesia, menambah pengetahuan tentang bahasa dll. Dari dampak tersebut sedikit demi sedikit masyarakat Indonesia pemikirannya mulai bisa berkembang meskipun sistem kepercayaan berupa animisme dan dinamisme tersebut tidak dapat ditinggalkan sepenuhnya tetapi setidaknya mereka mampu untuk merubah kehidupan mereka menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang. 
Semakin hari perubahan yang terjadi di dunia ini semakin pesat. Perubahan tersebut ditandai dengan canggihnya alat komunikasi, transportasi dll. Perubahan itu di latar belakangi oleh pikiran manusia yang tidak terbatas. Manusia selalu ingin menciptakan inovasi-inovasi baru yang nantinya akan mempermudah kehidupan manusia dimasa mendatang. 

No comments:

Post a Comment