1.
Annisa
Melinda Kurniasari
2.
Annisa
Nurulita
3.
Jati
Anggita
4.
Listania
Tasya Syafira
5.
Melati
Asih Wulandari
PENGARUH KUALITAS
PRODUK, HARGA DAN IKLAN TERHADAP MINAT BELI PADA E-COMMERCE SHOPEE
LATAR
BELAKANG
Perkembangan
teknologi membuat internet terus berkembang dan tersebar ke segenap elemen
lapisan masyarakat. Salah satu kegunaan media internet dalam aplikasi bisnis
yaitu electronic commerce (e-commerce) atau sering juga disebut perdagangan
elektronik. E-commerce merupakan bisnis secara elektronik yang memfokuskan diri
pada transaksi bisnis dengan menggunakan internet sebagai media pertukaran
barang atau jasa, baik antara dua buah institusi atau organisasi yang disebut
business to business (B2B) maupun antar institusi dengan konsumen langsung yang
disebut business to customer (B2C). Di Indonesia sendiri, pertumbuhan pangsa
pasar untuk ecommerce semakin meningkat. Hal itu terbukti dengan bertambahnya
pengguna internet yang menjadi potensi besar bagi pemasar e-commerce. Salah
satu perusahaan e-commerce yang sukses dan berhasil dalam memanfaatkan peluang
pasar e-commerce di Indonesia yaitu Shopee. Shopee merupakan salah satu pusat
perbelanjaan online terkemuka di Asia. Shopee merupakan situs e-commerce yang
terbesar, terlengkap dan termurah di Indonesia. Menawarkan koleksi lebih dari
500 merek lokal dan internasional dan desainer, pelanggan Shopee dapat
berbelanja online dari ribuan Sarana jual beli ini juga menyediakan banyak
produk mulai dari gadget, fashion, kosmetik, elektronik, otomotif dan lain
sebagainya. Shopee juga menawarkan voucher pengiriman gratis, cashback, produk
diskon dan beberapa metode pembayaran termasuk COD (Cash On Delivery).
Rumusan Masalah
1. Apakah kualitas produk berpengaruh secara
parsial terhadap Minat Beli
pada e-commerce Shopee ?
2.
Apakah harga
berpengaruh secara parsial terhadap Minat Beli pada e-commerce
Shopee ?
3.
Apakah iklan di media sosial berpengaruh secara parsial terhadap minat beli di e-commerce Shopee ?
4. Apakah
kualitas produk,harga,dan iklan di media social berpengaruh secara simultan
terhadap minat beli e-commerce Shopee
?
Batasan Masalah
Dalam penulisan ilmiah ini penulis hanya membatasi
masalah pada variabel independen yaitu Kualitas Produk (X1), Harga
(X2), dan Iklan (X3) serta variabel dependen yaitu Minat Beli (Y)
serta melakukan penyebaran kuesioner pada tanggal 5 januari 2022 hingga 10
januari 2022 kepada seluruh pelanggan yang sudah pernah melakukan pembelian di e-commerce shopee.
Tujuan Penelitian
Berdasarkan
latar belakang diatas dan perumusan masalah yang telah disusun diatas, maka
tujuan penelitian adalah sebagai berikut:
1.
Untuk
mengetahui apakah kualitas produk berpengaruh secara
parsial terhadap Minat Beli
pada e-commerce Shopee
2.
Untuk
mengetahui apakah harga berpengaruh secara parsial terhadap Minat Beli pada e-commerce
Shopee
3.
Untuk
mengetahui apakah iklan di media sosial berpengaruh secara parsial terhadap minat beli di e-commerce Shopee.
4.
Untuk
mengetahui apakah kualitas produk, harga, dan iklan di media social berpengaruh
secara simultan terhadap minat beli e-commerce
Shopee.
Manfaat Penelitian
Hasil dari Penelitian Ilmiah ini diharapkan dapat
menghasilkan manfaat sebagai berikut:
1.
Manfaat
Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan
pengetahuan mengenai minat beli, serta diharapkan dapat dipergunakan sebagai
bahan pemanding bagi penelitian lain yang melakukan penelitian sejenis ataupun
penelitian yang lebih luas.
2.
Manfaat
Praktis
a.
Manfaat
Bagi Wirausaha shopee
Hasil penelitian ini biasa dijadikan acuan wirausaha
sebagai masukan agar dapat meningkatkan kualitas produk menjadi lebih baik
lagi. Tidak merasa puas dengan hasil yang ada, diharapkan agar shopee akan
terus menjaga harga terhadap minat beli pelanggan.
b.
Manfaat
Bagi Peneliti
Diharapkan penelitian ini dapat menambah pengetahuan
penulis dan pembaca mengenai kepuasaan produk pada suatu e-commerce. Agar dimasa yang akan datang penelitian dapat
dijadikan acuan penelitian dalam kegiatan penjualan nanti.
c.
Manfaat
Bagi Pembaca
Penelitian ini dapat memberikan informasi dan
pengetahuan untuk dijadikan referensi berikutnya oleh pembaca.
Kerangka Penelitian
![]() |
![]() |
|
||||
|
||||
H4
Gambar 2.1 Kerangka Penelitian
Hipotesis
Penelitian
Hipotesis
penelitian adalah sejumlah jawaban sementara suatu masalah penelitian, Karena
hipotesis masih merupakan jawaban sementara, maka perlu dibuktikan
kebenarannya. Dalam penelitian ini hipotesis yang diajukan adalah sebagai
berikut:
H1 :
Terdapat pengaruh kualitas produk terhadap minat beli pada e-commerce
shopee secara parsial.
H2 : Terdapat pengaruh
harga terhadap minat beli pada
e-commerce shopee secara parsial.
H3 : Terdapat pengaruh
iklan terhadap minat beli pada
e-commerce shopee secara parsial
H4 : Terdapat pengaruh
kualitas produk, harga dan iklan terhadap minat beli pada e-commerce
shopee secara simultan.
Metode Penelitian
Subyek penelitian
Dalam Penelitian ini subyek yang akan
diteliti adalah pelanggan yang sering menggunakan e-commerce shopee.
Jenis
Data
Data Kuantitatif adalah
jenis data yang dipakai untuk penelitian ini. Karena, data tersebut memiliki
bentuk angka atau bilangan dan dapat diolah serta dianalisis.
Sumber
Data
Sumber data yang di gunakan
oleh penulis ada 2 macam yaitu:
1.
Data Primer, merupakan data yang diperoleh langsung dari subyek laporan
dengan mengenakan alat pengukuran
atau alat pengambilan data langsung pada subyek sebagai sumber informasi yang
dicari.
2.
Data Sekunder, merupakan data yang diperoleh oleh peneliti dari subyek
penelitiannya.
Metode Analisis Data
Pengukuran pengaruh kualitas produk,
harga dan iklan terhadap minat beli dilakukan dengan menggunakan skala likert.
Menurut Sarjono & Julianita (2011) skala likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat,
dan persepsi seseorang atau sekelompok orang terhadap suatu kejadian atau
keadaan sosial, dimana variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator
variabel kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak ukur
menyusun butir-butir pertanyaan. Penelitian ini menggunakan statement dengan skala 5 yang menunjukan
setuju atau tidak setuju terhadap statement
tersebut. Berikut adalah tabel skala likert
Tabel
2.Skala likert
|
Keterangan |
Bobot |
|
Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Netral (N) Tidak Setuju (TS) Sangat tidak Setuju (STS) |
5 4 3 2 1 |
Sumber: Haryadi dan Winda 2011
Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah suatu
atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai
variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian
ditarik kesimpulan. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas (independent variable) dan variabel terikat (dependent variable) sebagai berikut:
1.
Variabel Bebas (Independent Variable) penelitian ini
adalah Kualitas Produk (X1), Harga (X2), dan Iklan (X3)
2.
Variabel Terikat
(Dependent Variable) dalam penelitian
ini adalah Minat beli (Y).
Populasi
Populasi
adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang mempunyai
kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk
dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Menurut Sugiyono (2008) populasi
juga bukan hanya sekedar jumlah yang ada pada subjek yang dipelajari, tetapi
meliputi seluruh karakteristik atau sifat yang
dimiliki oleh obyek ataupun subyek. Yang dimaksud populasi dalam
penelitian ini adalah pelanggan yang tinggal didaerah kota Bekasi yang
menggunakan e-commerce shopee.
Sampel
Menurut Sabar (2007) sampel adalah sebagian dari subyek dalam populasi yang diteliti,
yang sudah tentu mampu secara representative dapat mewakili populasinya. Sampel
dari penelitian ini adalah pelanggan
dikota Bekasi yang sudah pernah atau sudah beberapa kali menggunakan e-commerce shopee. Metode pengambilan
sampel yang digunakan adalah teknik sampling
purposive.
Metode Pengambilan Sampel
Menurut
Margono (2004) teknik pengambilan sampel adalah cara untuk menentukan sampel
yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang akan dijadikan sumber data
sebenarnya, dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar
diperoleh sampel yang representatif
Sampel pada penelitian ini sebanyak 1.700 pelanggan yang
sudah menggunakan e-commerce shopee.
Menurut (Sugiyono, 2015) sampling
purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.
Metode sampling purposive digunakan
karena elemen-elemen yang dipilih menjadi unit sample dianggap dapat memberikan
informasi yang dibutuhkan peneliti, yaitu individu yang pernah berbelanja
online.
Mengingat populasi sudah diketahui jumlah populasinya
maka pengambilan sampel dapat dilakukan dengan menggunakan rumus slovin, yaitu:
n = ![]()
Dimana :
N =
Ukuran populasi
n =
Ukuran sampel
= Tingkat
kesalahan pengambilan sampel yang dapat di tolerir sebesar 10%.
Dengan menggunakan rumus diatas maka diperoleh perhitungan
sebagai berikut:
n = ![]()
n = ![]()
= ![]()
= 94,444
95
Jadi,sampel
dalam penelitian ini sebesar 95 responden.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Uji Validitas
Hasil
uji validitas yang dilakukan oleh peneliti yaitu terhadap 30 responden dari 95
dari minat beli pada e-commerce
shopee.
Tabel 3.1
Hasil Uji Validitas Kuesioner Variabel Kualitas Produk (X1)
|
Pertanyaan |
r hitung |
r tabel |
Kesimpulan |
|
k1 |
0,502 |
0,361 |
Valid |
|
k2 |
0,712 |
0,361 |
Valid |
|
k3 |
0,468 |
0,361 |
Valid |
|
k4 |
0,719 |
0,361 |
Valid |
|
k5 |
0,440 |
0,361 |
Valid |
|
k6 |
0,647 |
0,361 |
Valid |
|
k7 |
0,640 |
0,361 |
Valid |
|
K8 |
0,773 |
0,361 |
Valid |
|
K9 |
0,540 |
0,361 |
Valid |
|
K10 |
0,719 |
0,361 |
Valid |
Sumber: Hasil data diolah pada
tahun 2019
Tabel 3.2
Hasil Uji
Validitas Kuesioner Variabel Harga (X2)
|
Pertanyaan |
r hitung |
r tabel |
Kesimpulan |
|
p1 |
0,813 |
0,361 |
Valid |
|
p2 |
0,572 |
0,361 |
Valid |
|
p3 |
0,638 |
0,361 |
Valid |
|
p4 |
0,598 |
0,361 |
Valid |
|
p5 |
0,540 |
0,361 |
Valid |
|
p6 |
0,481 |
0,361 |
Valid |
|
P7 |
0,813 |
0,361 |
Valid |
|
P8 |
0,788 |
0,361 |
Valid |
Sumber: Hasil data diolah pada tahun 2019
Dari
tabel-tabel diatas menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi rhitung tiap butir pertanyaan dapat
diketahui bahwa semua nilai koefisien hitung lebih besar dari rtabel sebesar 0,361, sehingga dapat
disimpulkan seluruh butir pertanyaan pada variabel Kualitas Produk dan Harga
adalah Valid.
Tabel 3.3
Hasil Uji Validitas Kuesioner Iklan (X3)
|
Pertanyaan |
r hitung |
r tabel |
Kesimpulan |
|
H1 |
0,795 |
0,361 |
Valid |
|
H2 |
0,794 |
0,361 |
Valid |
|
H3 |
0,810 |
0,361 |
Valid |
|
H4 |
0,418 |
0,361 |
Valid |
|
H5 |
0,671 |
0,361 |
Valid |
Sumber: Hasil data diolah pada
tahun 2019
Pada tabel diatas menunjukan bahwa nilai koefisien korelasi rhitung
tiap butir pertanyaan
dapat diketahui bahwa semua nilai koefisien hitung lebih besar dari nilai rtabel sebesar 0,361,
sehingga dapat disimpulkan seluruh butir pertanyaan pada variabel iklan
adalah Valid.
Tabel 3.4
Hasil Uji Validitas Kuesioner Variabel Minat Beli (Y)
|
Pertanyaan |
r hitung |
r tabel |
Kesimpulan |
|
Y1 |
0,511 |
0,361 |
Valid |
|
Y2 |
0,784 |
0,361 |
Valid |
|
Y3 |
0,813 |
0,361 |
Valid |
|
Y4 |
0,477 |
0,361 |
Valid |
|
Y5 |
0,849 |
0,361 |
Valid |
Sumber: Hasil
data diolah pada tahun 2019
Pada tabel diatas menunjukan bahwa nilai koefisien korelasi rhitung
tiap butir pertanyaan
dapat diketahui bahwa semua nilai koefisien hitung lebih besar dari nilai rtabel sebesar 0,361,
sehingga dapat disimpulkan seluruh butir pertanyaan pada variabel minat
beli adalah Valid.
Uji Reliabilitas
Hasil Uji Reliabilitas yang dilakukan oleh peneliti
yaitu terhadap 30 responden dari luar sampel. Pengujian Reliabilitas dilakukan
dengan menggunakan program SPSS 23. Untuk dapat melihat hasil Uji Reliabilitas
Kualitas Produk (X1), Harga (X2), Iklan (X3) dan Minat Beli (Y) dapat dilihat
sebagai berikut:
Tabel 3.5
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Penelitian
|
Variabel |
Nilai Cronbach'sAlpha |
Angka Kritis |
Kesimpulan |
|
Kualitas Produk (X1) |
0,818 |
0,600 |
Reliabel |
|
Harga (X2) |
0,773 |
0,600 |
Reliabel |
|
Iklan (X3) |
0,673 |
0,600 |
Reliabel |
|
Minat Beli (Y) |
0,776 |
0,600 |
Reliabel |
Sumber: Hasil data diolah pada tahun 2019
Pada tabel diatas menunjukan nilai cronbach’s alpha untuk variabel Kualitas
Produk (X1) sebesar 0,818 untuk
variabel Harga (X2) sebesar 0,773, variabel Iklan (X3) sebesar 0,673 dan untuk variabel Minat Beli
(Y) sebesar 0,776 dengan demikian semua variabel penelitian disimpulkan
reliabel.
Uji Asumsi Klasik
Uji Normalitas
Uji normalitas dalam penelitian ini
menggunakan pendekatan grafik Normal P.P
of regression standardized residual. Hasil uji normalitas dapat dilihat
dari gambar berikut:

Gambar 3.1
Normal P.P Of
Regression Standardized Residual
Sumber: Hasil data diolah pada tahun 2019
Berdasarkan
gambar di atas dapat diketahui bahwa titik – titik yang terbentuk menyebar
disekitar garis diagonal. Dengan demikian data dalam penelitian ini telah berdistribusi
normal.
Tabel
3.6
Hasil
Uji Normalitas One-Sample
Kolmogorov-Smirnov Test
One-Sample Kolmogorov-Smirnov
Test
|
|
Unstandardize d Predicted Value |
|
|
N |
|
95 |
|
Normal Parametersa,b |
Mean |
18,4947368 |
|
|
Std. Deviation |
2,80205901 |
|
Most Extreme Differences |
Absolute |
,064 |
|
|
Positive |
,041 |
|
|
Negative |
-,064 |
|
Test Statistic |
|
,064 |
|
Asymp. Sig. (2-tailed) |
|
,200c,d |
a. Test
distribution is Normal.
b. Calculated
from data.
c. Lilliefors
Significance Correction.
d. This
is a lower bound of the true significance.
Sumber: Data
diolah pada tahun 2019
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa data telah berdistribusi
normal dilihat dari Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,200 yang dinyatakan lebih
besar dari 0,05. Jadi dapat disimpulkan telah berdistribusi normal.
Uji Heterokedatisitas
Hasil uji heterokedastisitas dengan menggunakan grafik Scatterplot ditunjukan pada gambar
dibawah ini:

Gambar 3.2
Hasil Uji Heteroskedastisitas
Sumber:
hasil data diolah pada tahun 2019
Berdasarkan gambar.diatas hasil
output diatas menunjukkan bahwa tidak ada pola yang jelas artinya titik-titik
telah menyebar diatas dan tidak terjadi heteroskedasititas pada penelitian ini.
Uji Multikolinearitas
Uji
multikolinearitas yang dilakukan memperlihatkan hasil seperti tabel berikut:
Tabel 3.7
Hasil Uji Multikolinearitas
Coefficientsa
|
Model |
Collinearity Statistics |
||
|
Tolerance |
VIF |
||
|
1 |
(Constant) |
|
|
|
|
kualitas produk |
.376 |
2.659 |
|
|
Harga Iklan |
.405 .745 |
2.466 1.343 |
a.
Dependent Variable: minat beli
Sumber: data
diolah pada tahun 2019
Berdasarkan
tabel diatas memperlihatkan bahwa
nilai tolerance ke 3 variabel adalah lebih besar dari 0,1, dan nilai VIF dari ke 3 variabel < 10, maka data
penelitian tidak mengandung gejala multikolinearitas. Jadi, dapat disimpulkan
bahwa data penelitian ini tidak mengandung gejala multikolinearitas.
Uji Hipotesis
Uji
Simultan (Uji F)
Uji
ini menunjukkan bahwa variabel dijelaskan
oleh variabel bebas secara bersama-sama.
Kriteria
pengambilan keputusan Uji F adalah:
·
Jika Sig < 0,05 maka berpengaruh signifikan
·
Jika F hitung> F tabel maka hipotesis diterima
·
Jika F hitung< F tabel maka hipotesis ditolak
Tabel 3.8
Hasil pengujian hipotesis Kualitas Produk, Harga, dan Iklan terhadap
Minat Beli
ANOVAa
|
Model |
Sum of Squares |
Df |
Mean Square |
F |
Sig. |
|
|
1 |
Regression |
738.044 |
3 |
246.015 |
94.981 |
.000b |
|
|
Residual |
235.703 |
91 |
2.590 |
||
|
|
Total |
973.747 |
94 |
|
||
a. Dependent
Variable: minat beli
b. Predictors:
(Constant), produk, kualitas pelayanan
Sumber: data
diolah pada tahun 2019
Berdasarkan hasil tabel yang diperoleh nilai Fhitung
sebesar 94.981
dengan nilai signifikan sebesar
0,000. Dapat disimpulkan bahwa nilai Fhitung lebih besar nilai F tabel
94.981> 3,10. Nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yang menunjukan bahwa
secara simultan atau bersama-sama variabel Kualitas Pelayanan Produk, Harga dan Iklan berpengaruh positif terhadap
variabel Minat Beli.
Uji Parsial (Uji t)
Uji parsial merupakan uji signifikan terhadap masing –
masing variabel yang tujuannya untuk mengetahui signifikan atau tidaknya dari
masing – masing variabel X terhadap variabel Y.Kriteria pengambilan keputusan
adalah:
· Jika
sig < 0,05 maka berpengaruh signifikan
· Jika thitung
> ttabel
maka hipotesis diterima
· Jika thitung
< ttabel
maka hipotesis ditolak
Tabel 3.9
Hasil Uji Parsial (Uji
t)
Coefficientsa
|
Model |
Unstandardized Coefficients |
Standardized Coefficients |
T |
Sig. |
||
|
B |
Std. Error |
Beta |
||||
|
1 |
(Constant) |
-6.609 |
1.510 |
|
-4.378 |
.000 |
|
|
kualitas produk |
.199 |
.055 |
.304 |
3.609 |
.001 |
|
|
Harga Iklan |
.311 .405 |
.070 .065 |
.366 .376 |
4.443 6.235 |
.000 .000 |
a.
Dependent Variable: minat beli
Sumber: data
diolah pada tahun 2019
a. Hasil
uji t menunjukkan bahwa Variabel kualitas produk (X1) terhadap minat beli (Y)
adalah 0,001 < 0,05 dan memiliki nilai thitung sebesar 3.369 > ttabel
1.660 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis 2 diterima yang berarti
kualitas produk (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli (Y).
b. Hasil
Uji t menunjukkan bahwa Variabel harga (X2) terhadap minat beli (Y) adalah
sebesar 0,563 > 0,05 dan memiliki nilai thitung sebesar 0,581 < 1.660
sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis 3 ditolak yang berarti harga (X2)
tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli (Y).
c. Hasil
Uji t menunjukkan bahwa Variabel iklan (X3) terhadap minat beli (Y) adalah
sebesar 0,000 < 0,05 dan memiliki nilai thitung sebesar 8.790 > 1.660
sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis 4 diterima yang berarti iklan (X3)
berpengaruh signifikan terhadap minat beli (Y).
Analisis Regresi Linear Berganda
Analisis
regresi linier berganda dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh
variabel bebas yaitu Iklan di Media Sosial (X1) dan Potongan Harga (Diskon)
(X2) terhadap Minat Beli (Y) pada pelanggan shopee.
Persamaan
regresi linier berganda yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut.
Y = -6,609 + 0,199 X1 + 0,311 X2 + 0,405 X3+ e
Tabel 4.0
Persamaan Regresi Antara Kualitas Pelayanan,
Produk dan Harga terhadap Minat Beli
Coefficientsa
|
Model |
Unstandardized Coefficients |
Standardized Coefficients |
||
|
B |
Std.
Error |
Beta |
||
|
1 |
(Constant) |
-6.609 |
1.510 |
|
|
|
kualitas produk |
.199 |
.055 |
.304 |
|
|
Harga Iklan |
.311 .405 |
.070 .065 |
.366 .373 |
a.
Dependent Variable: minat beli
Sumber: data
diolah pada tahun 2019
Persamaan tersebut dapat dijelaskan:
a.
Nilai konstanta
sebesar -6,609 berarti bahwa jika
variabel Kualitas Produk, Harga, dan Iklan sama dengan nol, maka keputusan
minat beli adalah sebesar -6,609
b.
Nilai koefisien
beta pada variabel Kualitas Produk sebesar 0,199 yang berarti bahwa
setiap kenaikan pada variabel
kualitas produk (X1) sebesar satu satuan akan mengakibatkan kenaikan minat beli
sebesar 0,199 satuan.
c.
Nilai koefisien beta pada
variabel Harga sebesar 0,311 yang berarti bahwa setiap kenaikan pada variabel harga (X2) sebesar satu satuan akan
mengakibatkan kenaikan minat beli sebesar 0,311 satuan.
d.
Nilai koefisien beta pada
variabel Iklan sebesar 0,405 yang berarti bahwa setiap kenaikan pada variabel
Iklan (X3) sebesar satu satuan akan
mengakibatkan kenaikan minat beli sebesar 0,405
satuan.
Uji koefisien Determinasi (R2)
Koefisien
determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabel Kualitas Produk (X1) Harga (X2) Iklan (X3) terhadap variabel Minat Beli (Y). Berikut tabel hasil uji koefisien determinasi (R2)
Tabel
4.1
Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2)
Model Summaryb
|
Model |
R |
R Square |
Adjusted R Square |
Std. Error of the Estimate |
|
1 |
.871a |
.758 |
.750 |
1.609 |
a.
Predictors: (Constant), produk,
kualitas pelayanan
b.
Dependent Variable: minat beli
Sumber: data
diolah pada tahun 2019
Berdasarkan hasil uji diatas
disimpulkan bahwa variabel Kualitas Produk, Harga dan Iklan berpengaruh
terhadap Minat Beli (Y) variabel sebesar 0,758 atau sebesar 75%, yang sisanya
dipengaruhi oleh variabel lain sebesar 25%.
KESIMPULAN
1. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa secara bersama-sama (simultan) kualitas produk,
harga dan iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli.
2. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan
terhadap minat beli di e-Commerce
Shopee.
3. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif namun tidak signifikan
terhadap minat beli di eCommerce Shopee.
4. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
minat beli di e-Commerce Shopee.
pelayana, kualitas produk, gratis ongkos kirim dan sebagainya yang tidak
dibahas dalam penelitian ini.

